BREAKING

Kamis, 03 Juli 2014

Ngintip..!!!

 Ngintip kerapkali di konotasikan negatif karena dalam penerapannya menampak dalam hal-hal yang tidak sesuai dengan norma etika seperti seorang pemuda ngintip perempuan yang sedang mandi, seorang anak mengintip jawaban temannya saat ulangan umum dan seterusnya.  Walaupun yang namanya ngintip ini tanpa seizin yang di intip (karena kalau izin dulu bukan ngintip namanya hehehe), Namun kenyataannya tidak semua kegiatan ngintip itu negatif, contohnya ketika sesorang termotivasi oleh kata-kata yang tertera pada dinding Facebook seorang lainnya,  seorang anak yang termotivasi mempercepat tugasnya karena ketika dia mengintip temannya pekerjaan yang bersangkutan hampir selesai dan seterusnya..  Berangkat dari pernyataan kedua, kami memandang bahwa ngintip sepanjang itu untuk memotivasi, refleksi/perenungan, atau perbaikan untuk yang ngintip dari yang di intip bahkan lebih daripada itu mengapa tidak kalau hasil intipan bisa melahirkan suatu kebijakan, maka perbuatan ngintip jenis ini bukan bukan negatif  tetapi positif.. Maka pada kesempatan ini tanpa ragu Tim melakukan aksi ngintip ke dinding Facebook beberapa FK di Lampung Barat lagi-lagi bukan bermaksud tidak baik pada yang di intip apalagi mau mempermalukan dan ternyata inilah hasilnya:

Tabik puun.
Apa ungkapan hati mareka ketika mareka menjalankan tugas sebagai FK di Kecamatannya masing-masing di Lampung Barat



Hidup itu tantangan-Temuilah, Hidup itu Berkah-Sukurilah, Hidup itu Petualangan-Tantangilah, Hidup itu penderitaan-Atasilah, Hidup itu Kewajiban-Jalankanlah, Hidup itu Misteri-ungkapkanlah, Hidup itu kesempatan-Ambillah, Hidup itu Perjalanan-Selesaikanlah. (Taswin/FK Gedung Surian)










Aku adalah air tenang itu.
Tak perlu kau tambahkan dengan "menghayutkan"
Karena aku tak berpindah.
Cukup kau lihat saja jernihku karena aku lebih ringan dari kerikil dan lumpur
Jgn kau masukan sebatang galah panjang untuk mengukur dalam ku.
Karena kerikil dan lumpur itu akan terusik menggeliat.
Kau tangkupkan saja kedua telapak tanganmu.
Lalu kau ambil air itu untuk membasuh wajahmu.
 
 
(Riyadi Murdoko/FK Pagar Dewa)




seperti mentari setia pd siang dan rembulan pd malam, nampak bergantian diwaktu yg tepat, begitupun dngn senang dan sedih, suka dan duka,masalah, cobaan, kegembiraan yg setia pd kehidupan akan datang pd saat yg tepat, dimana pd saat kita mampu menjalaninya
Yani Taryani/FK Sekincau






 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar